Adistei’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

OSI LAYER

Pada saat kita mengetik address seperti contohnya www.google.com, maka data akan melalui tujuh lapisan (Layer) :


1.  Application Layer bekerja untuk menyediakan jasa/ pertukaran informasi antara program computer menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna.
2.  Presentation Layer bekerja mengonversi dan memformat untuk transfer data. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.
3.  Session Layer yang menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.
4.  Transport Layer bekerja membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).
5.  Network Layer menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan (data berbentuk paket).
6.  Data Link Layer menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.
7.  Physical Layer memproses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.

Maret 22, 2008 Ditulis oleh mohamad | Tugas Cakru ARC | | Belum Ada Tanggapan

FREEBSD INSTALL

Materi ini saya kerjakan bareng dengan teman-teman cakru yang lain.

a) Proses instalasi dimulai bila layar tampak seperti pada gambar, yang berarti bahwa VMWare membaca bootable CD.
011.jpg

b) Muncul pemilihan negara, pilih Indonesia. OK.
02.jpg

c) Setelah pemilihan negara, akan muncul pemilihan keyboard. Pilihlah USA ISO. OK.
d) Muncul pemilihan cara instalasi, seperti pada gambar di bawah ini, pilihlah standard. SELECT.
03.jpg

e) Memasuki tahap partisi harddisk, tetapi berhubung kita menggunakan VMWare, jadi tidak perlu khawatir OS akan terhapus. Saat layar seperti pada gambar dibawah ini, tekan A, yang artinya menggunakan semua harddisk.
04.jpg

f) Setelah A ditekan, layar akan berubah menjadi seperti pada gambar di bawah ini. Terlihat telah ada freebsd pada list.
05.jpg

g) Tekan Q untuk finish, kemudian akan muncul pemilihan untuk menginstall boot manager pada layar, pilihlah BootMgr kemudian OK. Boot manager berguna untuk memilih OS pada saat booting pertama.
06.jpg

h) Selanjutnya akan muncul pesan untuk membuat freebsd partition. Setelah memilih OK, pada layar akan muncul
07.jpg

i) Tekan A untuk auto default, maka akan terbentuk partisi baru freebsd seperti pada gambar di bawah ini
08.jpg

j) Tekan Q untuk finish. Berikutnya pada layar akan muncul Choose Distribution, pilihlah All. OK.
09.jpg

k) Pilih OK untuk semua pesan, sampai muncul Choose Instalation Media, pilihlah [1 CD/DVD] yaitu menginstal dari CD. OK.
010.jpg

l) Selanjutnya akan muncul pilihan, kesempatan terakhir anda untuk jadi menginstall atau tidak. Jika jadi menginstall pilihlah YES.
0111.jpg

m) Selanjutnya proses instalasi akan berjalan. Akan tampak sebagai berikut pada layar
012.jpg

n) Proses instalasi selesai dan akan muncul pesan seperti gambar berikut
013.jpg

o) Selanjutnya akan muncul konfigurasi sistem.
p) Pilih exit installation untuk mengakhiri proses instalasi.
q) Selamat!!! FreeBSD sudah terinstall di VMWare.

Maret 22, 2008 Ditulis oleh mohamad | Tugas Cakru ARC | | Belum Ada Tanggapan

Sejarah BSD

Sejarah BSD

Unix adalah sebuah sistem operasi komputer, sebuah software dasar yang berjalan pada sebuah komputer, yang menghubungkan antara hardware dengan software aplikasi seperti word-processor, spreadsheet, dan lain-lain.

skema dasar sebuah sistem komputer:

+—————————+
| Software aplikasi |
+—————————+
| Sistem Operasi |
+—————————+
| Hardware |
+—————————+

Unix dirancang agar dapat digunakan secara simultan oleh banyak orang (multi-user), dan memiliki desain TCP/IP built-in.

Unix merupakan sistem operasi pertama yang dikembangkan sebagai sistem operasi yang portabel, dan lebih umum digunakan untuk mendukung workstation dan server-server internet. Pertama kali dirancang oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie, peneliti AT&T Bell Laboratories pada tahun 1996, diilhami oleh desain sistem MULTICS yang dikembangkan oleh MIT.

Dibawah pengembangan institusi-institusi riset dan para mahasiswa dari berbagai belahan dunia, dalam waktu relatif singkat Unix tumbuh dengan pesat dan menjadi kompetitor utama Microsoft Windows yang selama ini mendominasi pasar server dan sistem operasi komputer. Saat ini telah lahir puluhan varian atau “flavor” Unix seperti Sun Solaris, IBM AIX, Hewlett-Packard HP/UX, Linux, FreeBSD, NetBSD, OpenBSD, dan lain-lain. Sistem-sistem tersebut umumnya telah teruji dengan baik sehingga bisa diaplikasikan pada platform PC, Macintosh, Sun, bahkan IBM mainframe.

Unix BSD (BSD Unix) adalah implementasi sistem operasi Unix (beserta utilitinya) yang dikembangkan dan didistribusikan oleh University of Californa at Berkeley. Unix BSD (Berkeley Software Distribution) biasanya disebut sebagai BSD Operating System.

Pengejaan BSD umumnya didahului dengan nomor versi distribusinya; misalnya 4.3BSD, yaitu distribusi Unix Berkeley versi 4.3. Porsi BSD untuk sistem Darwin berbasis 4.4BSD Lite 2, sedangkan porsi BSD untuk sistem FreeBSD mengacu pada 4.4BSD.

/* SEJARAH */
Sekitar pertengahan 1970, AT&T mulai memperkenalkaan dan melisensikan sistem operasi baru bernama Unix. Dengan sedikit atau tanpa biaya, orang-orang dan organisasi dapat memperoleh source code sistem baru tersebut.

Ketika University of California at Berkeley menerima source code ini (membeli dengan harga $400), co-creator Unix, Ken Thompson, tengah berkunjung ke salah satu fakultas. Melalui bantuannya yang konsisten, para periset dan mahasiswa, terutama Bill Joy (salah satu pendiri Sun Microsystem), berusaha mengembangkan source code Unix tersebut dan melahirkan apa yang disebut The Berkeley Software Distribution (BSD).

Dengan dukungan pendanaan dari DARPA (departemen pertahanan Amerika), Berkeley Computer System Research Group (CSRG) selanjutnya menjadi bagian penting dalam pengembangan Unix disamping Bell Labs. Bersamaan dengan Unix System V AT&T sendiri, BSD tumbuh menjadi salah satu dari dua flavor Unix mayor pada saat itu.

Faktanya, sistem Unix BSD berkembang lebih inovatif dari Unix System V. Ia lebih digemari oleh kalangan akademik dan institusi-institusi riset daripada perusahaan komersial.

Seiring bergulirnya waktu, Unix BSD sangat mempengaruhi perkembangan sistem-sistem Unix yang ada saat ini. Berbagai utiliti dasar Unix, seperti C-shell, vi, TCP/IP, dan virtual memory, dibuat pertama kali pada rilis Unix BSD. Sun Microsystem SunOS termasuk turunan dari 4.2BSD, sedangkan Unix System V ditulis-ulang dalam rilis ke-empatnya (SVR4) untuk menyesuaikan diri dengan fitur-fitur BSD. Dengan demikian, langsung maupun tidak langsung, unix BSD memberikan kontribusi yang besar terhadap perkembangan Unix dewasa ini.

Versi modern BSD adalah 4.4BSD yang dirilis pada tahun 1993. Kebanyakan sistem-sistem BSD saat ini berstandarkan 4.4BSD-Lite.

Di antara sekian banyak flavor Unix BSD, terdapat tiga sistem freeware yang populer digunakan, yaitu:
* FreeBSD
* NetBSD
* OpenBSD

FreeBSD
Sekitar tahun 1992 dan 1993, Jordan K. Hubbard, Rod Grimes, dan Nate Williams bekerja pada proyek 386BSD dan merilis set perubahan-perubahan yang dikenal dengan “Unofficial 386BSD Patchkit.”

Perawatan patchkit dirasa menemui jalan buntu sehingga suatu mekanisme baru dibutuhkan. Ketiga author akhirnya memulai proyek baru yang dinamakan “386BSD 0.5″, didalamnya termuat berbagai utiliti perbaikan (fixes) dan fungsi-fungsi lainnya sebagaimana layaknya sebuah sistem operasi riil. Sayangnya tak lama kemudian proyek tersebut terhenti.

David Greenman, yang kemudian bekerja pada Walnut Creek, selanjutnya mengusulkan sistem operasi baru berbasiskan kepada patchkit yang telah ada dengan nama FreeBSD.

Segera setelah itu, Hubbard dikontrak Walnut Creek untuk mempersiapkan channel distribusi CDROM. Walnut Creek memberikan dukungan dengan menawarkan server dan hardware ber-bandwidth tinggi untuk mengembangkannya. CDROM pertama dari FreeBSD adalah versi 1.0, dirilis pada bulan Desember 1993.

FreeBSD 2.0 dirilis bulan November 1994. Selanjutnya sebagai upgrade dan peningkatan dilakukan secara berkesinambungan dan signifikan. Dewasa ini FreeBSD telah melahirkan rilis-rilis yang sangat stabil dan luas digunakan oleh masyarakat dunia. Yahoo!, direktori internet terbesar saat ini, mempercayakan jutaan halamannya untuk dilayani oleh sistem FreeBSD, begitu pula organisasi dan vendor-vendor besar lainnya.

Berdasarkan penuturan Hubbard, sasaran utama FreeBSD Project adalah memberikan software yang dapat digunakan untuk beragam tujuan.

Barangkali apa yang menarik dari FreeBSD adalah sisi teknisnya yang simpel. Diakui bahwa program instalasi FreeBSD termasuk dalam tool instalasi Unix yang paling sederhana di antara yang lainnya. Di samping itu, sistem software third-party yang datang bersamanya (Port Collections) telah diadopsi NetBSD dan OpenBSD. Fitur tersebut memberikan kemudahan yang berarti bagi para user untuk menambah atau menghapus aplikasi-aplikasi sebagaimana yang mereka kehendaki. Para user cukup mengeksekusi satu baris perintah dan aplikasi-aplikasi dengan sendirinya di-download, dicek integritasnya, di-build, dan diinstall secara otomatis. Tugas-tugas administrasi sistem menjadi sangat praktis dan mudah.

Model pengembangan FreeBSD nyaris serupa dengan NetBSD maupun OpenBSD, tetapi memiliki perbedaan yang signifikan dengan development Linux. Model pengembangan FreeBSD dikelola secara profesional oleh ratusan programmer individual yang dipanggil dengan Committers. Commiters berwenang melakukan perubahan-perubahan yang dibutuhkan terhadap source official FreeBSD kapan pun juga. Penyeleksian tim Commiters diputuskan oleh FreeBSD Core Team, yang merupakan papan direksi FreeBSD.

Model pengembangan FreeBSD diarahkan untuk menciptakan produk yang stabil dan mudah digunakan. Sebagai salah satu sistem Unix yang reliabel untuk platform x86, FreeBSD harus menjaga kompatibilitas program-program sebaik mungkin di antara sistem.

NetBSD
Ketika Jolitz dan rekan-rekan lain memfokuskan diri dalam proyek 386BSD, mereka menemui kendala dalam pengerjaannya dan karena itu mulai mengembangkan usaha paralel. Rekan-rekan di Virginia Tech selanjutnya mulai mem-porting BSD ke Macintosh. Usaha terus dikembangkan ke arsitektur lainnya seperti Atari ST, Amiga, dan berbagai platform PC.

Fokus pengembangan NetBSD adalah berusaha memberikan sitem operasi yang stabil, multiplatform, dan berorientasi-riset. Pada Januari 2001, portabilitas NetBSD dikabarkan sudah mencapai 33 Platform.

Lebih menakjubkan lagi, NetBSD mendukung segudang hardware dan perlengkapan modern maupun tradisional, termasuk perlengkapan berbasis PC Intel, Compaq’s Alpha, atau arsitektur Sun Microsystem SPARC. Server tua dan hardware kelas workstation seperti Digital Equipment Corporation (DEC) VAX, komputer Apple Macintosh berbasis prosesor Motorola 68000 juga didukung.

Dedikasi NetBSD atas portabilitasnya telah memimpin sistem-sistem operasi lain. Pada saat grup FreeBSD mulai mem-porting sistemnya ke platform Alpha, pekerjaan pada proyek NetBSD dijadikan landasan. Demikian juga Linux telah mengambil keuntungan dari pengalaman NetBSD. Utiliti boot-loader spesial yang digunakan NetBSD untuk komputer-komputer Macintosh seri 68000 dimodifikasi sedemikian rupa dan menjadi boot-loader Penguin yang digunakan untuk me-launch Linux dalam mesin-mesin tersebut.

Akhirnya, kontribusi besar NetBSD lainnya adalah sebagai ‘batu loncatan’ atas lahirnya sistem operasi OpenBSD.

The NetBSD Project bercita-cita melahirkan sistem operasi riset kelas dunia yang andal. Oleh karena portabilitas NetBSD terhadap beragam hardware sangat terbuka, sekolah dan institusi-institusi riset dapat mewujudkan riset nyata melalui perlengkapan-perlengkapan yang tersedia.

Proyek mayor lainnya yang dikembangkan oleh NetBSD adalah KAME. KAME membantu memperkenalkan IPv6, IPsec (baik untuk IPv4 dan IPv6), dan peningkatan-peningkatan TCP/IP secara umum dalam dunia Unix.

NetBSD merupakan sistem yang cerdas. Datang dengan komplemen lengkap atas tool-tool Unix, dan banyak situs menggunakan NetBSD sebagai server DNS atau server jaringan mereka, terutama karena portabilitasnya yang luas terhadap beragam hardware dan perlengkapan.

OpenBSD
Pada awal tahun 1990-an, Theo de Raadt memegang tanggung jawab terhadap porting SPARC dalam NetBSD dan bagian-bagian lainnya. Akan tetapi, karena adanya kesalahpahaman antara Theo dan tim inti NetBSD berkaitan dengan arah pengembangan NetBSD, Theo mengundurkan diri dan selanjutnya merilis OpenBSD.

OpenBSD sedikit ‘menyimpang’ dari NetBSD sekitar rilis NetBSD 1.1 pada November 1995. Rilis pertama OpenBSD datang setahun kemudian, berikutnya OpenBSD 2.0 dirilis bulan Oktober 1996.

Apabila NetBSD memiliki keunikan dengan portabilitas yang luas, OpenBSD memfokuskan diri pada ketangguhan sistem dan keamanan. ‘Mantera’ OpenBSD yang berbunyi “Secure-by-default” telah menghasilkan produk sistem operasi yang paling sempurna saat ini. OpenBSD mengklaim bahwa tiga tahun tanpa exploitasi remote root memungkinkan administrator-administrator sistem dapat tidur nyenyak sepanjang malam.

Mengambil keuntungan dari domisilinya di Kanada, misi de Raadt tidak terhambat oleh hukum Amerika, dimana penerapan algoritma kriptografi yang kuat (strong cryptography) sangat dimungkinkan, seperti RSA, Blowfish, dan sejumlah algoritma lainnya. Lebih dari itu, versi modifikasi algoritma Blowfish sekarang digunakan untuk mengenkripsi password user.

Developer OpenBSD tidak hanya berhenti disitu, satu sumbangsih lain dari kerja keras mereka adalah OpenSSH, yakni clone multiplatform protokol terpopuler untuk mewujudkan komunikasi-komunikasi yang aman.

Fitur lain dari OpenBSD adalah auditing pengkodean yang teliti, hati-hati, dan apik. Itu semua untuk menjamin keamanan sistem yang bisa dipercaya. Dimulai sejak 1996, tim OpenBSD melakukan analisis baris-demi-baris pada keseluruhan konstruksi sistem operasi dengan mencari peluang atas berbagai hole security dan bug potensial.

Sistem-sistem Unix cukup terganggu dengan apa yang disebut fixed-sized buffers. Disamping tidak familier bagi para programmer, mereka juga mengaeah pada lahirnya hole security, seperti apa yang terjaadi pada eksploitasi fingerd dalam 4.2BSD.

Keseriusannya dalam pengawasan keamanan menyebabkan tim OpenBSD kerap menemukan kelemahan-kelemahan yang berhubungan dengan keamanan pada berbagai sistem operasi lain atau aplikasi-aplikasi third-party, termasuk pada sistem FreeBSD, NetBSD, atau yang lainnya.

Kebanyakan jaminan keamanan diwujudkan dengan audit code secara berkesinambungan dan OpenBSD tidak mentolerir berbagai port jaringan terbuka dalam instalasi default-nya. Seandainya sebuah situs memerlukan akses ke protokol finger, lpd, atau protokol-protokol lainnya, mereka terlebih dahulu harus di aktifkan. Lazimnya, protokol-protokol harus nonaktif saat tidak digunakan, dan instalasi OpenBSD mempertimbangkan hal itu dengan seksama.

OpenBSD termasuk sistem operasi yang portabel. Mungkin itu terpengaruh oleh karakteristik NetBSD sebagai ‘garis keturunannya’. OpenBSD cukup stabil dalam lusinan arsitektur, termasuk platform PC berbasis Intel, Motorola 68k-based Macintosh, dan lain-lain.

Maret 12, 2008 Ditulis oleh mohamad | Tugas Cakru ARC | | Belum Ada Tanggapan

FreeBSD

FreeBSD

FreeBSD mengoptimalkan penggunaan platform PC. FreeBSD menyediakan kemudahan installasi dan dukungan yang luas terhadap hardware PC. FreeBSD mendukung arsitektur i386 dan alpha, dan pengembangan FreeBSD pada beberapa platform juga telah dilakukan. FreeBSD juga digunakan pada server-server yang memiliki traffic dan kinerja yang cukup tinggi untuk service WWW dan FTP seperti www.yahoo.com dan ftp.cdrom.com.

Sistem Operasi = software yang mengelola resources untuk pemakai maupun software lain (aplikasi).

FreeBSD adalah Sistem Operasi yang dikemas dengan utility dan aplikasi

Feature FreeBSD

       Binary compatible with others UNIX

      BSD/OS

      SCO Unix

            Linux

        Runs on x86, DEC Alpha, IA-64, PC-98, and UltraSPARC architectures.

        Networking, performance, security, and compatibility, stability.

Networking: TCP/IP dari BSD

Performance: lebih baik dari sistem operasi komersial!!

stable: 50 server internet ter-stable menurutwww.netcraft.com terdiri atas BSD/OS dan FreeBSD

        Xfree86 sebagai standard GUI

Advanced Features

       A merged virtual memory and filesystem buffer cache

       Compatibility modules

       Kernel Queues

       Accept Filters

       Soft Updates

       Support for IPsec and IPv6

 

Sejarah FreeBSD

 

•          1.0 : unofficial 386BSD Patchkit

•          2.0 : disusun ulang dari 4.4BSDLite

•          4.8 : Stable

•          5.1 : development

BSD Lainnya



       BSD/OS, BSDI

        OpenBSD : portable, standarization, correctness, security, dan cryptography

        netBSD : wide range platforms
DEC Alpha, Amiga, Acorn RiscPC, Atari, BeBox, HP 9000/300 series, i386-family PC, m68k-based Macintosh, Motorola m68k MVME boards, MIPS-based Sony NEWS, PC532, DECstation, OpenFirmware-based PowerPC systems, Sun SPARC series, Sun 3, Sun 3x, DEC VAX, Sharp X680×0

        Darwin : apple.com, darwin.org

 

Hardware requirements

        Minimum configuration:

        386 based PC

        RAM 5 MB

        HD 60 MB

        MDA (VGA or better run X)

        Comfortable configuration:

        Low end Pentium (P90)

        16 MB RAM

        400 MB Hard disk

        Cheap S3 video card

 

Maret 12, 2008 Ditulis oleh mohamad | Tugas Cakru ARC | | Belum Ada Tanggapan